Responsive Ad Slot

This is default featured slide 1 title

Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc.

This is default featured slide 2 title

Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc.

This is default featured slide 3 title

Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc.

Modifikasi Mobil

Startup

Trends

Tech

Rossi Punya Sentuhan 'Midas' Juga Selalu Beruntung

Sabtu, 17 Oktober 2015

Seperti yang diberitakan detik.com bahwa menjelang MotoGP Australia, Wayne Gardner yang merupakan mantan pebalap top asal 'Negeri Kanguru' mengomentari persaingan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Pada masa jayanya dulu Gardner dikenal sebagai pebalap agresif nan bernyali di kelas 500cc. Beberapa kali diganggu cedera, pria yang djuluki 'The Wollongong Whiz' itu tetap mampu mencatat 18 kemenangan dan 51 podium dari 100 startnya di kejuaraan dunia balap motor grand prix. Ia juga sukses menjadi jawara 500cc musim 1987, membuatnya jadi rider Australia pertama yang mengenakan mahkota kelas primer.

Rossi Punya Sentuhan 'Midas' Juga Selalu Beruntung
AFP/Kazuhiro Nogi

Dengan balapan MotoGP akhir pekan ini akan dilangsungkan di Phillip Island, Australia, Gardner dimintai pendapat tentang Rossi dan Lorenzo, dua rider Movistar Yamaha yang sedang terlibat dalam persaingan berebut gelar juara.

"Luar biasa, bagus untuk olahraga ini dan juga TV. Rossi benar-benar legenda, mungkin salah satu rider terhebat dalam sejarah olahraga ini dan ia juga sedang berusaha meraih gelar juara dunia pada usia 36 tahun! Banyak tantangan untuknya tapi ia terus maju. Ia punya Sentuhan Midas, segala yang disentuh berubah jadi emas dan ia senantiasa super beruntung tapi juga amat cerdas," ucap Gardner di MotoGP.com.

"Keduanya sosok yang fantastis dan Lorenzo sedang melaju amat sangat baik daripada sebelumnya. Ia kelas dunia. Sudah pasti Yamaha jadi amat menonjol dan membuat merek lain jadi terlihat konyol. Para rider bisa menggebernya (motor Yamaha) keras-keras, motor Honda mungkin lebih bertenaga tapi sulit dikendarai."

"Entahlah. Aku ingin siapa yang menang? Keduanya! Aku berteman baik dengan keduanya dan mereka pemuda yang sama-sama fantastis sehingga ini tidak mudah. Perasaanku bilang Valentino tapi aku pikir Lorenzo merupakan seorang pebalap kelas dunia yang akan benar-benar memberikan kesulitan dan ia juga amat tidak beruntung dalam beberapa balapan."

"Dengan tiga balapan tersisa ia sudah kehabisan waktu, satu hari buruk atau satu masalah mekanik saja dan semuanya akan berubah secara dramatis. Keduanya sama-sama pebalap kelas dunia dan tidaklah mudah memilih salah satu tapi Rossi punya Sentuhan Midas, keberuntungan selalu ada di sisinya," paparnya.

Kris Fathoni W - detikSport

Tidak ada komentar

Poskan Komentar

Latest

Blog Archive

Hit Me